Jun 29 2026

Workshop Peningkatan Pengetahuan Tim Kecil Multipol Papua Barat Daya


Workshop Peningkatan Pengetahuan Tim Kecil Multipol Papua Barat Daya

Manka, 29 Juni 2026 - Sebagai kelanjutan dari upaya pemetaan dan perencanaan partisipatif di Papua Barat Daya, Perkumpulan Mandala Katalika (Manka) bersama para mitra strategis local, Bentara Papua, Unimuda Sorong, dan Jerat Papua bersiap menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Kecil Multipol terkait Dokumen Kunci Daerah sebagai Upaya mitigasi perubahan iklim . Kegiatan ini berlangsung pada 22 – 23 Mei 2026 di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Hari pertama  diisi dengan pemaparan arah pembangunan pemerintah provinsi Papua Barat Daya yang dipaparkan oleh Bapak Franky Saa selaku Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Provinsi Papua Barat Daya dan proses diskusi untuk mendalami arah Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya. Dihari kedua, SGPP (School Government Public Policy) memaparkan metodologi dan teknis penapisan variable dan pelaksanaan Multipol. Setelah pemaparan dari SGPP, tim kecil melakukan diskusi untuk menapis berbagai variable yang akan menjadi bahan untuk multipol disesuaikan dengan konteks lokal Papua Barat Daya.

Program ini merupakan kelanjutan dari implementasi pendekatan La Prospektif yang menggunakan tiga tahapan metode: Micmac, Mactor, dan Multipol . Setelah berhasil memetakan isu strategis dan aktor kunci lewat Micmac dan Mactor pada tahun 2025 lalu, fokus kini beralih pada metode Multipol untuk menyusun perencanaan aksi pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan konteks lokal .

Workshop peningkatan pengetahuan tim kecil multipol Papua Barat Daya menjadi hal substansial yang wajib dilaksanakan. Ini berfungsi memberikan pemahaman terkait RPJMD sehingga tim kecil dapat mengintegrasikan arah pembangunan pemerintah pada rencana aksi yang akan dibuat secara partisipatif. Melalui workshop ini, Tim Kecil diharapkan mampu menyelaraskan program-program yang akan didorong dengan arah kebijakan pemerintah daerah . Untuk itu, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan menghadirkan Bapperida Papua Barat Daya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, serta Lembaga/Komunitas Masyarakat Adat .

Hal yang menjadi fokus utama atau output kegiatan ini adalah Penyelarasan kebijakan dengan meningkatkan pemahaman Tim Kecil mengenai dokumen RPJMD Provinsi Papua Barat Daya langsung dari pematerian Bapperida. Kontekstualisasi variable dengan melakukan penapisan terhadap variabel skenario, kebijakan (policy), dan aksi yang telah disusun oleh SGPP agar sesuai dengan realitas lokal. Dan, rancangan FGD dengan menyusun desain pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) 1 Multipol selanjutnya.