Perkumpulan Mandala Katalika (Manka) sukses menyelenggarakan rangkaian agenda konsolidasi bersama mitra strategis di Papua Selatan pada 7–14 Februari 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi implementasi program Manka sepanjang tahun 2026 di wilayah Merauke dan sekitarnya. Pertemuan ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan visi antara kebijakan strategis nasional, seperti FOLU Net Sink 2030, dengan aksi nyata di tingkat tapak. Melalui diskusi intensif, Manka bersama mitra yakni Jerat Papua, PHAP, Universitas Musamus, Eladdper, PPC, dan Keuskupan Merauke menyepakati jadwal bersama di tahun 2026 serta menandatangani adendum kontrak kerja sama untuk memperkuat kolaborasi.
Diagenda yang sama Manka dan mitra menyelenggarakan workshop persiapan proses multipol. Workshop ini bertujuan untuk mengulas hasil Micmac Mactor, mematangkan lembar kerja Multipol dan pembagian peran teknis antar lembaga. Dengan metodologi yang kuat, diharapkan setiap mitra mampu memetakan dinamika aktor dan kepentingan secara akurat, guna menghasilkan kebijakan yang benar-benar menjawab tantangan sistemik di wilayah tersebut.
Kick Off Studi Kolektif Papua Selatan
Selain itu, Manka bersama dengan Gudskul, PHAP, PPC dan empat komunitas seni di Papua Selatan yaitu Animha di Kampung Urumb, Yakinto dari Kampung Yanggandur, Yoka dari Kampung Sota, dan komunitas seni dari Kampung Wasur melakukan kick off studi kolektif Papua Selatan.
Dengan tuntasnya konsolidasi ini, Manka siap melangkah bersama mitra untuk mengimplementasikan rencana kerja yang telah disepakati, membawa semangat pembangunan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Papua Selatan.
Penandatanganan Adendum Kerja Sama Manka dengan Universitas Musamus
Studi Kolektif Intensif di Bell Hotel Merauke
Penandatanganan Adendum Kerja Sama Manka dengan Perkumpulan Harmoni Alam Papuana (PHAP)