Aug 09 2026

2nd Nusantara Bird Race & Photography Competition 2026 Dorong Citizen Science untuk Perkuat Konservasi Keanekaragaman Hayati


2nd Nusantara Bird Race & Photography Competition 2026 Dorong Citizen Science untuk Perkuat Konservasi Keanekaragaman Hayati

Manka, 7–9 Agustus 2026 – Mandala Katalika (Manka) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Burung Indonesia menyelenggarakan 2nd Nusantara Bird Race & Photography Competition 2026 dengan tema Exploring Biodiversity, Empowering Citizen Science ini diselenggarakan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Mandala Katalika (Manka) dan Burung Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang partisipasi publik untuk mengenali, mengamati, dan mendokumentasikan keanekaragaman hayati di Nusantara.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, Nusantara Bird Race & Photography Competition 2026 kembali mengajak masyarakat mengenal keanekaragaman hayati melalui pengamatan burung dan fotografi. Kegiatan ini juga membawa semangat citizen science, yaitu pendekatan yang melibatkan masyarakat dalam pengamatan dan pengumpulan informasi untuk memperkaya pengetahuan tentang keanekaragaman hayati. Melalui aktivitas pengamatan dan dokumentasi di lapangan, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendokumentasikan biodiversitas di sekitarnya. Pengalaman mengamati, mencatat, dan mendokumentasikan satwa menjadi bagian dari upaya membangun pengetahuan sekaligus mendukung konservasi keanekaragaman hayati.

Pembukaan kegiatan oleh Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Dr. Myrna Asnawati Safitri, S.H., M.S.I, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam di Otorita Ibu Kota Nusantara

Rangkaian kegiatan terdiri dari Nusantara Bird Race dan Nusantara Photography Competition. Dalam Bird Race, peserta bekerja dalam kelompok untuk mengamati dan mengidentifikasi jenis burung melalui daftar pengamatan, sketsa, serta kuis identifikasi suara dan gambar. Sementara itu, kompetisi fotografi terbagi dalam empat kategori, yaitu Foto Burung, Foto Satwa Liar, Landscape Profesional (Green Infrastructure), dan Landscape Mobile Photography (Green Infrastructure).

Peserta fotografi mengabadikan momen yang dijumpai selama kegiatan

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari Universitas Mulawarman, Burung Indonesia, hingga fotografer profesional dan praktisi fotografi satwa liar. Sesi ini membahas keanekaragaman burung di Indonesia, pengalaman mendokumentasikan satwa liar, serta bagaimana hasil pengamatan dan fotografi dapat membantu memperkaya informasi tentang biodiversitas.

Dari kiri ke kanan: Panji Gusti Akbar (Moderator), Riza Marlon (Fotografer Profesional), Rustam (Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman), dan Dian Agista (Direktur Eksekutif Burung Indonesia).

 Semangat citizen science menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan ini. Pengamatan dan pencatatan jenis burung yang dilakukan peserta tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam mendokumentasikan keanekaragaman hayati di sekitarnya. Data dan informasi yang terkumpul dari kegiatan tersebut dapat memperkaya pengetahuan tentang biodiversitas sekaligus mendukung upaya konservasi.

Penyerahan hadiah Juara Kategori 3 Bird Race oleh Direktur MANKA, Juliarta Bramansa Ottay

Melalui 2nd Nusantara Bird Race & Photography Competition 2026, Otorita IKN bersama Mandala Katalika (Manka) dan Burung Indonesia membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal biodiversitas melalui pengalaman langsung di alam. Pengamatan, catatan, dan karya yang dihasilkan peserta menunjukkan bahwa mengenal keanekaragaman hayati juga dapat menjadi langkah awal untuk lebih peduli terhadap keberadaannya.

Ke depan, ruang-ruang partisipasi seperti ini menjadi penting untuk terus mempertemukan masyarakat dengan alam, sekaligus membangun pengetahuan dan kepedulian yang dapat mendukung upaya konservasi.